HARGA BIO SEPTIC TANK RAMAH LINGKUGAN
BIO SEPTIC TANK RAMAH LINGKUNGAN
Bio Septic Tank adalah terobosan sanitasi modern yang menggantikan septic tank beton konvensional. Berbeda dengan tangki beton yang hanya berfungsi sebagai penampungan dan mudah penuh, Bio Septic Tank dari JASA PRODUK FIBERGLASS dilengkapi dengan sistem penyaringan biologis (honeycomb) dan bakteri pengurai yang memproses limbah padat menjadi cairan ramah lingkungan. Keunggulannya? Anda tidak perlu lagi memikirkan biaya sedot WC rutin. Produk kami dibuat dari bahan fiberglass FRP anti-bocor yang menjamin air tanah di rumah Anda bebas dari pencemaran bakteri E. Coli. Jangan tunggu WC Anda mampet dan mencemari sumur; beralihlah ke solusi cerdas yang bebas perawatan. Pesan Bio Septic Tank dari JASA PRODUK FIBERGLASS sekarang untuk kenyamanan keluarga Anda seumur hidup.



PROSES PENGOLAHAN LIMBAH DARI BIO SEPTIC TANK
Proses Bio Septic Tank bekerja sebagai reaktor biologis yang mengubah limbah padat (black water) menjadi cairan yang layak buang melalui 5 tahapan utama:
1. Tahap Inlet & Pemisahan Padatan (Solid Separation) Limbah domestik dari kloset masuk melalui pipa Inlet menuju ruang pertama. Di sini terjadi proses pemisahan fisik berdasarkan berat jenis. Limbah padat yang berat akan mengendap ke dasar tangki menjadi lumpur (sludge), sedangkan limbah cair dan padatan ringan akan meluap masuk ke kompartemen berikutnya. Pada tahap ini, terjadi penghancuran awal limbah organik kasar.
2. Tahap Penguraian Biologis (Anaerobic Digestion) Ini adalah fase inti dari teknologi Bio Septic Tank. Limbah cair mengalir melewati ruang yang berisi Media Kontak (biasanya berupa Honeycomb atau Bio-Ball) yang dirancang khusus oleh JASA PRODUK FIBERGLASS.
Fungsi Media disini Sebagai tempat tinggal dan berkembang biak bakteri pengurai (bakteri anaerob). Bakteri ini akan “memangsa” zat organik dalam limbah, menguraikannya menjadi partikel mikroskopis, gas, dan air. Media honeycomb memaksimalkan kontak antara bakteri dan limbah untuk penguraian yang jauh lebih cepat dibanding tangki beton kosong.
3. Tahap Sedimentasi & Filtrasi Akhir Setelah melewati media sel bakteri, air limbah yang sudah terurai akan masuk ke ruang sedimentasi. Di sini, sisa-sisa partikel halus (suspended solids) yang mungkin masih terbawa akan diendapkan kembali agar tidak ikut terbuang keluar. Sistem filtrasi internal memastikan air yang lanjut ke tahap berikutnya sudah jernih secara visual.
4. Tahap Disinfeksi (Chlorination Process) Sebelum air dibuang ke lingkungan, cairan akan melewati tabung disinfektan ( Disinfectant Tube) yang berisi tablet klorin. Proses ini berfungsi secara kimiawi untuk:
Membunuh bakteri patogen berbahaya (seperti E. Coli dan Salmonella).
Menetralisir bau yang tersisa.
Memastikan air buangan memenuhi standar baku mutu lingkungan.
5. Tahap Outlet (Effluent Discharge) Hasil akhir dari proses ini adalah cairan ramah lingkungan (effluent) yang sudah aman. Cairan ini keluar melalui pipa Outlet dan dapat langsung dialirkan ke selokan umum (drainase kota) tanpa perlu sumur resapan lagi. Air buangan ini tidak mencemari tanah dan tidak berbau.
1. Tahap Inlet & Pemisahan Padatan (Solid Separation) Limbah domestik dari kloset masuk melalui pipa Inlet menuju ruang pertama. Di sini terjadi proses pemisahan fisik berdasarkan berat jenis. Limbah padat yang berat akan mengendap ke dasar tangki menjadi lumpur (sludge), sedangkan limbah cair dan padatan ringan akan meluap masuk ke kompartemen berikutnya. Pada tahap ini, terjadi penghancuran awal limbah organik kasar.
2. Tahap Penguraian Biologis (Anaerobic Digestion) Ini adalah fase inti dari teknologi Bio Septic Tank. Limbah cair mengalir melewati ruang yang berisi Media Kontak (biasanya berupa Honeycomb atau Bio-Ball) yang dirancang khusus oleh JASA PRODUK FIBERGLASS.
Fungsi Media disini Sebagai tempat tinggal dan berkembang biak bakteri pengurai (bakteri anaerob). Bakteri ini akan “memangsa” zat organik dalam limbah, menguraikannya menjadi partikel mikroskopis, gas, dan air. Media honeycomb memaksimalkan kontak antara bakteri dan limbah untuk penguraian yang jauh lebih cepat dibanding tangki beton kosong.
3. Tahap Sedimentasi & Filtrasi Akhir Setelah melewati media sel bakteri, air limbah yang sudah terurai akan masuk ke ruang sedimentasi. Di sini, sisa-sisa partikel halus (suspended solids) yang mungkin masih terbawa akan diendapkan kembali agar tidak ikut terbuang keluar. Sistem filtrasi internal memastikan air yang lanjut ke tahap berikutnya sudah jernih secara visual.
4. Tahap Disinfeksi (Chlorination Process) Sebelum air dibuang ke lingkungan, cairan akan melewati tabung disinfektan ( Disinfectant Tube) yang berisi tablet klorin. Proses ini berfungsi secara kimiawi untuk:
Membunuh bakteri patogen berbahaya (seperti E. Coli dan Salmonella).
Menetralisir bau yang tersisa.
Memastikan air buangan memenuhi standar baku mutu lingkungan.
5. Tahap Outlet (Effluent Discharge) Hasil akhir dari proses ini adalah cairan ramah lingkungan (effluent) yang sudah aman. Cairan ini keluar melalui pipa Outlet dan dapat langsung dialirkan ke selokan umum (drainase kota) tanpa perlu sumur resapan lagi. Air buangan ini tidak mencemari tanah dan tidak berbau.
HAL YANG HARUS DIHINDARI DALAM PERAWATAN BIO SEPTIC TANK
Berikut adalah daftar hal-hal krusial yang HARUS DIHINDARI dalam perawatan Bio Septic Tank (maupun IPAL).Informasi ini sangat bagus untuk dijadikan materi edukasi kepada pelanggan (misalnya dicetak sebagai stiker peringatan di toilet atau artikel blog), agar mereka tidak komplain di kemudian hari karena kesalahan pemakaian sendiri.Agar bakteri pengurai di dalam tangki tetap hidup dan sistem tidak mampet, hindari membuang benda-benda berikut ke dalam kloset:
1. Soda Api (Caustic Soda)
Seringkali orang menggunakan soda api saat WC mampet
Soda api bersifat sangat panas dan korosif. Selain mematikan total seluruh koloni bakteri, panas yang dihasilkan bisa merusak/melelehkan media filter (honeycomb) di dalam tangki fiberglass dan membuat pipa PVC menjadi bengkok/pecah.
2. Sampah Non-Organik (The Clogger)
Hindari seperti Tisu basah (wet wipes), pembalut wanita, kondom, popok bayi, puntung rokok, dan plastik sachet sampo.Benda-benda ini tidak bisa diurai oleh bakteri. Mereka akan menyangkut di media filter (honeycomb) atau pipa transfer, menyebabkan penyumbatan total (deadlock) yang sulit diperbaiki tanpa membongkar tangki.
3. Minyak Jelantah & Limbah Dapur
Hindari Membuang sisa kuah berminyak atau minyak goreng bekas ke saluran yang menuju septic tank.
Lemak/minyak akan membeku saat terkena air dingin dan menjadi keras seperti batu kapur. Ini akan menutup pori-pori media filter bakteri.Pisahkan saluran dapur dan pasang alat penyaring lemak (Grease Trap).
4. Air Hujan (Saluran Talang)
Hindari Menyambungkan pipa talang air hujan ke dalam Bio Septic Tank.Debit air hujan yang besar akan menyebabkan hydraulic overload. Bakteri di dalam tangki akan “terbilas” hanyut keluar ke selokan sebelum sempat bekerja mengolah limbah. Tangki menjadi tidak efektif.
1. Soda Api (Caustic Soda)
Seringkali orang menggunakan soda api saat WC mampet
Soda api bersifat sangat panas dan korosif. Selain mematikan total seluruh koloni bakteri, panas yang dihasilkan bisa merusak/melelehkan media filter (honeycomb) di dalam tangki fiberglass dan membuat pipa PVC menjadi bengkok/pecah.
2. Sampah Non-Organik (The Clogger)
Hindari seperti Tisu basah (wet wipes), pembalut wanita, kondom, popok bayi, puntung rokok, dan plastik sachet sampo.Benda-benda ini tidak bisa diurai oleh bakteri. Mereka akan menyangkut di media filter (honeycomb) atau pipa transfer, menyebabkan penyumbatan total (deadlock) yang sulit diperbaiki tanpa membongkar tangki.
3. Minyak Jelantah & Limbah Dapur
Hindari Membuang sisa kuah berminyak atau minyak goreng bekas ke saluran yang menuju septic tank.
Lemak/minyak akan membeku saat terkena air dingin dan menjadi keras seperti batu kapur. Ini akan menutup pori-pori media filter bakteri.Pisahkan saluran dapur dan pasang alat penyaring lemak (Grease Trap).
4. Air Hujan (Saluran Talang)
Hindari Menyambungkan pipa talang air hujan ke dalam Bio Septic Tank.Debit air hujan yang besar akan menyebabkan hydraulic overload. Bakteri di dalam tangki akan “terbilas” hanyut keluar ke selokan sebelum sempat bekerja mengolah limbah. Tangki menjadi tidak efektif.



UPDATE HARGA BIO SEPTIC TANK 2025
Sedang mencari Bio Septic Tank berkualitas dengan harga yang masuk akal? Di tahun 2025 ini, harga material komposit di pasaran cenderung naik, namun JASA PRODUK FIBERGLASS tetap berkomitmen memberikan Harga Pabrik Termurah langsung ke tangan anda. Harga unit kami sangat bervariasi tergantung pada kapasitas (500 Liter s/d 50 m3) dan lokasi pengiriman. Kami memiliki Slot Diskon Spesial dan penawaran Gratis Ongkir untuk wilayah tertentu! Jangan sampai Anda membeli dengan harga normal atau malah mendapatkan produk mahal tapi kualitas rendah. Dapatkan simulasi hitungan kapasitas yang pas untuk rumah ,hotel , apartemen dan Price List terlengkap sekarang juga.